Indeks Berita


UI Kukuhkan Dua Guru Besar Ilmu Ekonomi

Posted by humas-ui on 2010-03-17 17:04:25

Universitas Indonesia (UI) kembali mengukuhkan dua orang sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Ekonomi, yaitu Prof. Ari Kuncoro, SE., MA., Ph.D (48) dan Prof. Suahasil Nazara, SE., Msc., Ph.D (40). Acara yang berlangsung di Balai Sidang Kampus UI Depok pada hari Rabu (10/03)  dibuka oleh Rektor UI, Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri dalam Sidang Terbuka Senat UI yang berjalan dengan khidmat.Tampak hadir para Guru Besar senior FEUI dan beberapa Guru Besar dari perguruan Tinggi lain.

Dalam pidato ilmiahnya yang berjudul "Reputasi, Kredibilitas dan Relevansinya Dalam Pengambilan Kebijakan", Prof. Ari Kuncoro, SE., MA., Ph.D menjelaskan pentingnya mengetahui respons dan motivasi dari pihak yang akan terkena kebijakan dalam perancangan kebijakan. Pihak yang berwenang tidak dapat berharap orang akan melakukan sesuatu sesuai dengan yang diinginkan jika rancangan kebijakan bertentangan dengan rasionalitas dan logika dari pihak yang akan terkena kebijakan. Dalam hal ini yang dimaksud pihak pembuat kebijakan adalah pemerintah dan pihak yang terkena kebijakan adalah masyarakat sebagai rakyat. Sosialisasi suatu kebijakan tidak akan banyak berarti jika dari awal pembuat kebijakan mempunyai reputasi dan kredibilitas yang rendah, ditambah dengan rancangan kebijakan yang tidak mempunyai incentive compatibility.

Sedangkan Prof. Suahasil Nazara, SE., Msc., Ph.D menyampaikan pidato ilmiah yang berjudul "Pemerataan Antardaerah Sebagai Tantangan Utama Transformasi Struktural Pembangunan Ekonomi Indonesia Masa Depan". Pria yang mendapatkan gelar doktornya dari Universitas Illinois Amerika Serikat di tahun 2003 ini menjelaskan, telah terjadi ketimpangan antar daerah di Indonesia selama empat dekade pembangunan di bidang ekonomi. Hal tersebut rupanya telah menjadi masalah struktural di perekonomian di Indonesia. Ini dibuktikan dengan tidak meratanya kegiatan ekonomi yang terjadi di seluruh provinsi yang disebabkan oleh intensitas urbanisasi yang semakin menguat dan juga gerak globalisasi yang semakin cepat.  Untuk itu Prof. Suahasil pun coba memberikan solusi, di antaranya pemerintah harus dapat memastikan penyelenggaraan pelayanan publik dengan kualitas yang merata di Indonesia. Dalam kaitan ini maka Standar Pelayanan Minimum seyogyanya menjadi pegangan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Dengan ini diharapkan terjadi perbaikan pada distribusi Indeks Pembangunan Manusia di antara provinsi provinsi di Indonesia. Solusi lainnya yaitu diperlukan political goodwill dari negara untuk secara masif membangung infrastruktur transportasi dan sumber energi di luar Pulau Jawa. Hal ini dapat menjadi kunci bergeraknya kegiatan ekonomi di luar Pulau Jawa, sehingga kegiatan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di satu pulau saja. Pengukuhan Prof. Ari Kuncoro dan Prof. Suahasil Nazara sebagai guru besar telah menambah jumlah guru besar UI. Saat ini UI memiliki 277 orang guru besar, yang terdiri dari 226 pria dan 71 guru besar wanita. (SNT)